
Jiwa Pencak. Semangat Indonesia.
Sejak berdiri, PPS SMI terus membentuk pesilat berkarakter, disiplin, dan berprestasi.
Didirikan oleh H. Abu Zahar, H. Oemar Mahtub, dan G.M.S. Lebe.
Peresmian PPS SMI di Lembah Pinus Ciloto.
Cabang dibuka di berbagai wilayah Indonesia.
Atlet PPS SMI menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Kurikulum terstruktur & transformasi digital
Membangun karakter, menjaga warisan, dan menumbuhkan tanggung jawab melalui pembinaan pencak silat yang terarah dan berkelanjutan.
Mempersiapkan masa depan yang lebih baik dengan membentuk pribadi yang kuat lahir dan batin, berjiwa ksatria, dan berakhlak.
Menanamkan nilai tanggung jawab terhadap: Individu (taqwa), Keluarga, Masyarakat, dan Warga Negara sebagai wujud bela negara.
Menggali aliran tradisional dengan keterbukaan terhadap perkembangan zaman. Bukan hanya bela diri, tetapi bela bangsa.
Menjadikan pencak silat tuan rumah di negerinya sendiri sebagai identitas dan kebanggaan bangsa.
Terwujudnya perguruan pencak silat yang sukses dalam melestarikan budaya bangsa, berprestasi tinggi, serta mampu membentuk karakter pesilat yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berdisiplin, dan berbudi pekerti luhur.
Mengenal siapa saja yang memimpin dan membina organisasi kami, dari pusat hingga tingkat wilayah.

Pembina Utama Satria Muda Indonesia
Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto adalah tokoh perintis PPS Satria Muda Indonesia sejak berdirinya pada tahun 1987. Sebagai Pembina Utama, beliau berperan dalam mendukung pengembangan perguruan serta pembinaan karakter generasi muda melalui pencak silat.

Ketua Harian PPS SMI
Dr. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A. menjabat sebagai Ketua Harian PPS Satria Muda Indonesia dan berperan dalam pengembangan organisasi serta pembinaan prestasi dan karakter pesilat.
Klik marker untuk menjelajahi hierarki wilayah — dari Pengurus Pusat hingga Unit/Sasana.